Cerpen made in Indonesia

Aku membuat sebuah cerpen buatanku sendiri, tapi nggak tau  judulnya. Tolong komen ya tentang judulnya. Begini ceritanya….

Hari senin yang cerah di SMP 13 ada seorang murid yang bernama Tri Prenandi. Dia adalah murid kelas 9 yang terkenal pintar, badan besar, pandai olahraga. Tapi ada satu yang membuat dia makin terkenal yaitu dia sangat mengidolakan Barrack obama yang merupakan presiden Amerika Serikat. Saking sukanya dari baju, topi, poster, atribut, dan semua yang ada hubungannya dengan Obama dia koleksi. Sehingga teman temannya memanggilnya dengan tambahan “Soetoro” yakni nama marga Obama sewaktu di Indonesia.

Keesokan harinya, ketika pelajaran Bahasa Indonesia, murid-murid diberi tugas oleh Ibu Ani untuk menulis “Siapakah Idolaku ?” dan diterangkan di depan kelas. “Oke anak-anak, lekas kerjakan dalam waktu 1 jam !” kata Ibu Ani. Satu jam pun berlalu dan waktunya untuk dipanggil namanya. “Ibu akan memanggil nama kalian secara acak !” kata Ibu Ani. Dan tersebutlah nama TRI PRENANDI untuk maju kedepan. teman temannya bersorak “AYO SOETORO”. Akhirnya dia berkata “Baik teman-teman. Saya akan menceritakan idolaku dan perinciannya. Saya akan menceritakan idola saya yang saya banggakan adalah Barack Obama. Saya suka dengan dia karena dia bla bla bla………”

10 menit berlalu dan Tri sudah selesai. Teman-teman bertepuk tangan kepadanya. Dan murid-murid bergiliran maju kedepan hingga jam istirahat tiba. Ketika jam istirahat ada pengumuman lewat speaker “Bagi siswa-siswi kami yang ingin menonton acara pidato Barrack Obama di Stadion Abdul Jamal, silahkan hubungi Ibu Sri untuk membeli tiketnya.”

“Wah, Ini kesempatan emas Tri. Cepat beli tiketnya !” Kata Gumanti teman dekat Tri yang juga mengidolakan Obama. Dengan cepat, ia berlari menuju TU untuk membeli tiket. “Berapa harganya, bu ?” Tanya Tri dan Gumanti. “Untuk anak SMP harganya 50.000 Rupiah” kata Ibu Sri. Tak peduli mahalnya tiket, akhirnya mereka dapat juga tiketnya. ” Ingat, acaranya besok Kamis, jam 9 malam. Apa kalian tidak apa-apa ? ” tanya Ibu Sri. “Tidak apa-apa bu. Kebetulan hari Kamis sampai Jum’at kan libur. Jadi sampai larut tidak apa-apa. Kebetulan orang tua Gumanti juga akan ikut nonton, sekalian bareng “ Jelas Tri.

Akhirnya hari yang ditunggu tunggu telah tiba, mereka bersama sama menyiapkan Kamera, baju yang bagus barangkali mereka bisa Foto bersama. “ OK semua siap ?” tanya Tri. “Siap Bos” jawab Gumanti dengan semangat. “Baik, tinggal menunggu jam 9 dan berangkat”.

Sebelum mereka akan berangkat, mereka bermain ke warnet. Karena keasyikan mereka lupa hingga mereka bermain sampai sore. Dan akhirnya ketika memasuki jam 7 malam Tri merasa mengantuk “ Huaaaaam, kok aku ngantuk ya ? apa karena tadi keasyikan main ?”. “ yaudah mumpung belum berangkat, aku tidur sebentar biar nggak tambah ngantuk” katanya. Tri pun berbaring di kasur hingga tertidur lelap. Hingga akhirnya dia bangun waktu sudah menunjukan jam 10 malam “YA AMPUN, aku ketiduran, kok nggak ada yang membangunkan ?”. kemudian dia membangunkan ibunya “Ibu kok tidak membangunkan Tri ?” tanya Tri. Ibunya menjawab “Sebetulnya Ibu sudah membangunkanmu karena Gumanti sudah datang menjemput, tapi kamu tidak mau bangun.”.

Dengan perasaan menyesal dia kembali ketempat tidurnya sambil menggerutu “gara gara nggak istirahat 50.000 hilang sudah”. besoknya Tri hanya bisa mendengar cerita temannya yang ikut menonton. Gumanti berkata pada Tri “Coba kalau kamu ikut, pasti seru, karena disana dapat souvenir”. Tri berkata dalam hati “Huh coba kalau nggak tidur, pasti nggak begini jadinya “

4 Respon untuk Cerpen made in Indonesia

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s